Update Inilah 10 Kelebihan dan Kekurangan Layar AMOLED yang Perlu Diketahui Cek Disini!

Baca disini artikel tentang Inilah 10 Kelebihan dan Kekurangan Layar AMOLED yang Perlu Diketahui . Berikut ini artikel tentang Inilah 10 Kelebihan dan Kekurangan Layar AMOLED yang Perlu Diketahui baca disini.

Layar AMOLED banyak digunakan di berbagai perangkat elektronik. Smartphone, tablet, dan televisi adalah contohnya. Layar jenis ini disukai karena mampu menghasilkan tampilan yang ciamik, sesuai dengan selera orang masa kini.

Selain AMOLED, barang elektronik, terutama smartphone, memakai juga jenis panel layar lain. Anda bisa menyimaknya pada artikel “Jenis-jenis Layar di Smartphone”.

Untuk artikel kali ini, fokus pembahasan utama adalah AMOLED.

AMOLED adalah kependekan dari Active-Matrix Organic Light Emitting-Diode. Sederhananya, layar ini adalah OLED yang tiap pikselnya dikendalikan secara aktif oleh sebuah transistor (TFT). Teknologi ini berlainan dengan P-MOLED (Passive-Matrix OLED).

AMOLED dikembangkan dan diproduksi sejak 2006 oleh Samsung. Maka tak heran bila banyak smartphone Samsung yang memakai layar AMOLED. Meski begitu, Samsung juga memasok layar AMOLED untuk produsen smartphone lain.

AMOLED terus mengalami pengembangan sejak pertama kali diluncurkan. Ia kini bukan sekadar benda penampil visual. Namun, AMOLED mendapat perluasan fungsi dan penambahan fitur, sehingga membuatnya jadi salah satu teknologi layar yang diminati.

Nah, dalam artikel ini, Carisinyal akan membahas apa saja kelebihan dan kekurangan layar AMOLED. Ikhtisar alias ringkasannya bisa Anda simak pada tabel di bawah ini.

Kelebihan Kekurangan
Tampilan warna yang cerah
Sudut pandang luas
Hemat konsumsi daya
Mendukung refresh rate dan resolusi tinggi
Response time yang singkat
Konstruksi lebih sederhana dan fleksibel
Bisa dipasangi sensor sidik jadi dan kamera
Usia pakai lebih pendek ketimbang LCD
Warna tampak lebay buat sebagian orang
Harga lebih mahal daripada LCD

Kalau Anda masih penasaran dan ingin tahu lebih detail, jangan lewatkan kesempatan baca artikel ini sampai kelar. Yuk, simak dengan santai pembahasan berikut!

Kelebihan Layar AMOLED

Sesuatu yang populer berarti diminati banyak orang. Begitu pula dengan layar AMOLED. Tentunya layar ini punya kelebihan yang menjadikannya disukai. Lalu, apa saja kelebihan AMOLED? Ini dia jawabannya.

1. Tampilan Warna yang Cerah

galaxy-s22-ultra-layar_

Salah satu alasan utama mengapa orang memilih gawai dengan layar AMOLED adalah kualitas tampilannya. Jika dibandingkan dengan layar keluarga LCD, termasuk IPS, AMOLED menang telak. Tampilan warna yang dihasilkan AMOLED sangat cerah.

Warna putih bisa jadi sangat terang, sedangkan warna hitam tampak sangat gelap. Hal ini terjadi karena rasio kontras layar AMOLED memang tinggi. Cakupan warna layar AMOLED juga luas. Umumnya mencapai 100% dalam standar DCI-P3, dan lebih dari 100% sRGB.

Ada beberapa alasan yang mendasari mengapa tampilan AMOLED lebih cerah daripada LCD. Salah satunya adalah, piksel AMOLED mengeluarkan cahaya dan warnanya sendiri.

Tidak seperti piksel LCD yang memerlukan lampu latar dan filter warna. Struktur yang demikian membuat layar LCD relatif mengalami penghamburan cahaya, sehingga warna yang dihasilkan kurang pekat.

2. Sudut Pandang Luas

oppo find x5 pro layar_

Poin ini masih berkaitan dengan kualitas tampilan. Layar AMOLED juga keren lantaran punya sudut pandang yang luas. Dilihat dari sisi mana pun, tampilannya tetap oke. Tidak terjadi pergeseran warna. Oleh sebab itu, menonton film ramai-ramai bersama teman amat menyenangkan kalau memakai layar AMOLED.

AMOLED diklaim memiliki sudut pandang hingga 180 derajat, baik secara vertikal maupun horizontal. Angka sudut pandang ini unggul dua derajat dari layar IPS LCD yang paling canggih (178 derajat).

3. Hemat Konsumsi Daya

poco f4 gt layar_

AMOLED dan layar OLED lainnya memiliki cara sederhana untuk hasilkan warna hitam: mematikan pikselnya. Mematikan atau menonaktifkan piksel berarti tidak ada aliran listrik yang disuplai oleh transistor. Otomatis konsumsi dayanya jadi lebih rendah.

Rendah dalam hal ini adalah jika dibandingkan dengan layar LCD seperti IPS. Layar IPS akan selalu menyalakan lampu latar, apa pun warna yang ditampilkan. Hal ini karena piksel pada layar IPS tidak memproduksi cahaya sendiri.

Sejumlah pihak mengeklaim, tingkat konsumsi daya layar keluarga OLED (termasuk AMOLED) 10 kali lebih rendah ketimbang layar IPS. Meski begitu, konsumsi daya layar OLED bukan satu-satunya faktor yang berpengaruh terhadap awet tidaknya baterai suatu perangkat.

Kadang-kadang ada HP berlayar IPS yang daya tahan baterainya bagus, bahkan mengalahkan smartphone dengan layar OLED. Sistem manajemen daya adalah kuncinya.

4. Mendukung Refresh Rate dan Resolusi Tinggi

layar realme 9 pro plus

Refresh rate adalah jumlah gambar yang ditampilkan layar dalam satu detik. Maka jika sebuah layar diketahui punya refresh rate 60 Hz, jumlah gambar yang ditampilkan tiap detiknya adalah 60. Angka 60 Hz merupakan standar kemampuan yang dimiliki seluruh jenis layar masa kini.

Untuk penggunaan sehari-hari, 60 Hz sebenarnya sudah mumpuni. Pasalnya, banyak konten yang berjalan dengan frame rate di bawah 60 fps, misalnya film. Namun, gerak animasi di dalam gim bisa lebih dari itu.

Oleh sebab itu, Anda akan menjumpai layar di sebuah perangkat dengan dukungan refresh rate 90 Hz, 120 Hz, 144 Hz, 165 Hz, dan seterusnya. Hampir seluruh jenis layar mendukung refresh rate tinggi, termasuk AMOLED.

Selain mendukung refresh rate tinggi, AMOLED mampu memberikan tampilan yang tajam tak peduli seberapa lebar bentang suatu layar. Hal itu karena layar jenis ini mendukung resolusi tinggi.

Resolusi Full HD dan 2K umum digunakan pada smartphone yang bentang layarnya di kisaran 6 inci. Kedua tingkat resolusi tersebut sudah bisa memberikan kualitas tampilan yang tajam, dengan densitas piksel per inci layar (ppi) di angka lebih dari 300.