Link Sinopsis & Review 6/45, Rebutan Tiket Lotere Berharga Miliaran Free

Come here if you want to read Manhwa Sinopsis & Review 6/45, Rebutan Tiket Lotere Berharga Miliaran English Bahasa Indonesia Free Webtoon. Check this article Read Manhwa Sinopsis & Review 6/45, Rebutan Tiket Lotere Berharga Miliaran RAW Free until end.

Di tengah gempuran berbagai film action berbau pembunuhan dan aksi tembak-tembakan, industri film Korea Selatan kembali menghadirkan sebuah film komedi yang membawa angin segar untuk para penikmat film Korea. Bulan Agustus 2022 yang lalu film 6/45 dirilis di Korea dan 19 Oktober 2022, film ini juga diluncurkan di Indonesia.

Dibintangi oleh aktor Reply 1988, Go Kyung Pyo dan aktor ‘Welcome to Waikiki’, Lee Yi Kyung, film ini disambut antusias dengan raihan rating yang cukup memuaskan. Lalu seperti apa filmnya? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Ashefa Griya Pusaka

Sinopsis

film 6 45-2_

Seorang tentara Korea Selatan Park Chun Woo (Go Kyung Pyo) bertugas di perbatasan antara Korea Selatan dan Korea Utara. Chun Woo tengah menanti kebebasannya dari wajib militer 3 bulan lagi. Tak ada yang ia inginkan lagi selain bebas dari wajib militer dan kembali menekuni cita-citanya yaitu menjadi seorang peternak.

Saat tengah bertugas, Chun Woo tiba-tiba menemukan sebuah tiket lotere. Tanpa banyak berpikir, ia kemudian menyimpan tiket lotere tersebut. Chun Woo lalu kembali bertugas seperti biasa.

Lelah seharian bertugas, Chun Woo berniat menikmati waktu istirahatnya dengan menonton TV. Sialnya remote TV itu rusak dan tidak bisa berpindah ke channel lain. Mau tidak mau, Chun Woo hanya bisa menonton satu channel tersebut yang kebetulan tengah menayangkan undian lotere.

Chun Woo teringat dengan tiket lotere yang ia temukan. Ia pun iseng memeriksa nomor undian di lotere tersebut. Ternyata nomor undian di tiket yang dipegang Chun Woo sangat sesuai.

Lebih mengejutkannya lagi, tiket pemenang itu berharga 5.7 Miliar Won. Chun Woo kegirangan dan hampir pingsan. Ia pun menyimpan tiket lotere itu baik-baik untuk nantinya ia tukarkan saat keluar dari Kamp militer.

Terlalu senang dengan tiket lotere yang ia punya, Chun Woo sering memandangi tiket itu meski diam-diam. Saat tengah berjaga di tower penjagaan, tiket itu terbang ke area Korea Utara. Chun Woo panik dan berusaha mengambil tiket tersebut. Tak berhasil, ia lalu menggali lubang di bawah pagar pembatas agar bisa masuk ke area demarkasi militer.

Di sisi lain, tiket lotere ternyata sudah terbang menghampiri salah satu prajurit Korea Utara yang tengah bersantai yaitu Lee Yong Ho (Lee Yi Kyung). Tanpa banyak berpikir ia pun menyimpan tiket itu.

Yong Ho lalu memberitahu temannya, Bang Cheol Jin, bahwa ia menemukan sebuah tiket aneh. Cheol Jin lalu memeriksa tiket tersebut dan ia menyadari kalau tiket tersebut berharga miliaran. Ia pun menyarankan Yong Ho untuk bernegosiasi dengan tentara Korea Selatan agar mau mencairkan uang dari tiket lotere tersebut.

Sementara itu, Chun Woo berhasil masuk ke area demarkasi yang dipenuhi ranjau dan bertemu Yong Ho. Chun Woo meminta Yong Ho menyerahkan tiket namun Yong Ho menolak karena ia pun ingin dapat bagian dari uang 5.7 miliar tersebut. Tak mencapai kesepakatan, akhirnya mereka pulang ke markas masing-masing.

film 6 45-5_

Sialnya, keduanya ketahuan mendekati garis demarkasi oleh atasan mereka masing-masing. Awalnya para atasan tak percaya dengan cerita tiket lotere berharga miliaran tersebut, tapi setelah ditunjukkan buktinya, sang atasan pun setuju untuk membantu anak buahnya untuk bisa mendapat uang dari tiket lotere tersebut.

Chun Woo dan atasannya, kapten Kang (Eun Moon Suk), serta Man Chul (Kwak Dong Yeon), lalu mencoba mendekati garis demarkasi dan bernegosiasi lagi dengan para prajurit Korea Utara. Berhasilkah mereka mendapatkan tiket tersebut? Kamu bisa tonton filmnya sampai akhir untuk mengetahui jawabannya ya!

Angkat Cerita Hubungan Korea Utara dan Korea Selatan yang Menyenangkan

film 6 45-3_

Menonton film 6/45 sedikit mengingatkan dengan konsep cerita drama Korea berjudul ‘Crash Landing on You’ yang dibintangi Hyun Bin dan Son Ye Jin. Tak aneh, tagline film ini pun memang terinspirasi dari drama tersebut. Kisah yang diangkat seputar hubungan Korea Utara dan Korea Selatan yang berseteru dan saling bersaing.

Sudah jadi informasi umum kalau Korea Utara dan Korea Selatan berseteru sejak dulu meskipun lokasi negara mereka berdampingan. Tapi memang banyak sekali hal-hal unik dan menarik yang bisa digali dari perseteruan kedua negara ini, contohnya saja ketika mereka saling berseteru soal teknologi siapa yang lebih maju.

Menariknya, di film ini diperlihatkan bahwa setelah sepakat soal tiket lotere tersebut, para tentara dari Korut dan Korsel merayakannya dengan makan dan minum bersama. Adegan ini tentu berbanding terbalik dengan keadaa aslinya tapi justru seolah menunjukan di luar perseteruan itu, Korea Utara dan Korea Selatan tetaplah satu rumpun.

Suguhan Komedi yang Segar

film 6 45-7_

Dari awal sampai akhir, film ini konsisten menyuguhkan komedi yang menghibur. Dimulai dari berbagai adegan konyol dari para karakternya, serta ekspresi yang ditunjukkan pun sukses mengundang tawa.

Selain itu, dialog-dialog yang muncul pun lekat dengan humor-humor segar. Contohnya saja saat Lee Yong Ho menyamar jadi tentara Korea Selatan demi kesepakatan tiket lotere mereka. Yong Ho berusaha mempelajari aksen Korea Selatan dan menggunakan bahasa yang kekinian.

Tak hanya penulis asli yang mencoba memasukkan ungkapan-ungkapan kekinian, penerjemah film ini pun sukses menerjemahkan ungkapan tersebut ke bahasa yang memang tengah hype di kalangan anak muda Indonesia seperti TBL (Takut Banget Loch) dan Baper. Terjemahan yang sukses ini menambah kelucuan dari filmnya.