Link Perbedaan UMR UMP dan UMK dan Hal Yang Mempengaruhinya Free

Come here if you want to read Manhwa Perbedaan UMR UMP dan UMK dan Hal Yang Mempengaruhinya English Bahasa Indonesia Free Webtoon. Check this article Read Manhwa Perbedaan UMR UMP dan UMK dan Hal Yang Mempengaruhinya RAW Free until end.

Perbedaan UMR UMP dan UMK ~ Dalam menentukan sistem pengupahan, Indonesia memiliki beberapa skema. Sistem pengupahan ini akan mempengaruhi besarnya upah yang diterima oleh pekerja di suatu perusahaan.

Penerapan sistem ini bertujuan untuk memastikan bahwa pemberi kerja memberikan pembayaran yang wajar dan tidak sewenang-wenang kepada karyawan yang bekerja pada perusahaannya. Orang mengenal sistem ini sebagai UMR.

November 2021 lalu, pemerintah daerah telah mengumumkan besaran UMP (upah minimum provinsi) dan UMK (upah minimum kabupaten/kota) yang berlaku untuk 2022. Dalam peraturan tersebut disebutkan jika pemerintah daerah harus umumkan besaran upah minimum di akhir tahun. yang akan berlaku pada tahun 2020 mendatang.

Penetapan upah minimum merupakan hasil Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penciptaan Lapangan Kerja yang diturunkan melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.

Besaran gaji untuk karyawan tidak sama di setiap daerah. Hal ini ada karena pemerintah daerah menyesuaikan upah minimum dengan harga kebutuhan pokok, taraf hidup, tingkat inflasi, pendapatan rata-rata daerah, dan variabel lain yang mempengaruhi perekonomian masyarakat.

UMR, UMP, dan UMK menjadi bahan perbincangan, terutama bagi mereka yang merupakan angkatan pegawai. Hal ini wajar karena setiap pekerja perlu memastikan apakah haknya telah terpenuhi atau tidak dan apakah akan mendapatkan upah yang sesuai dengan upah minimum yang berlaku.

Namun, istilah UMP dan UMK terdengar agak asing di telinga masyarakat. Kebanyakan orang lebih akrab dengan istilah UMR jika berbicara tentang upah minimum. Nah, pada artikel kali ini kita akan membahas ketiga istilah tersebut agar kamu tahu perbedaannya. Simak penjelasannya di bawah ini, ya!

Apa itu UMR?

Perbedaan UMR UMP dan UMK dan Hal Yang Mempengaruhinya

Upah minimum merupakan standar minimum gaji yang diberirakn untuk pekerja dan telah ditetapkan oleh pemerintah berdasarkan UU No. 11 Tahun 2020 tentang Penciptaan Lapangan Kerja yang diturunkan melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.

UMR adalah upah minimum regional yang berarti upah minimum bagi pekerja yang berlaku pada tingkat I atau provinsi, termasuk kabupaten/kota di dalamnya. Setiap tahun UMR mengalami peningkatan yang dipicu oleh berbagai faktor.

Jika Anda ditanya, “Apakah gaji Anda di UMR atau tidak?”, apakah itu berarti upah Anda sesuai atau melebihi standar minimum di kota Anda? Soalnya, gaji atau upah Anda sebagai pekerja tidak boleh kurang dari standar UMR. Jika Anda masih menerima gaji yang kurang dari UMR, Anda berhak melaporkannya ke Disnaker.

Omong-omong, istilah UMR sudah tidak dipakai lagi, lho! Sesuai dengan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 226 Tahun 2000, UMR tingkat I diubah istilahnya menjadi UMP (Upah Minimum Provinsi), sedangkan UMR tingkat II diubah istilahnya menjadi UMK (Upah Minimum Kabupaten/Kota). Berikut adalah Perbedaan UMR, UMP dan UMK yang akan kami berikan.

UMK (Upah Minimum Kabupaten/Kota)

Perbedaan UMR UMP dan UMK

UMK atau upah minimum kabupaten/kota adalah standar upah minimum pekerja yang berlaku di setiap kabupaten/kota. UMK tetap ditetapkan oleh gubernur, tetapi pengajuannya dilakukan oleh walikota atau bupati.

Sama seperti UMP, UMK di setiap kota/kabupaten juga berbeda. Umumnya UMK terpengaruh oleh perkembangan ekonomi daerah serta inflasi di kabupaten/kota.

Penasaran, kalau walikota atau bupati tidak mengusulkan kenaikan UMK, lalu apa jawabannya, gubernur akan menetapkan UMK berdasarkan UMP yang sudah ditetapkan sebelumnya meliputi wilayah kabupaten/kota.

Jika UMP ditetapkan oleh gubernur paling lambat tanggal 21 November, maka UMK ditetapkan paling lambat tanggal 30 November dan mulai berlaku pada tanggal 1 Januari.

UMP (Upah Minimum Provinsi)

UMP iyalah upah minimum provinsi yang diberlakukan untuk semua wilayah dalam satu provinsi, termasuk kota/kabupaten. Berdasarkan Pasal 4 Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor 226 Tahun 2000, UMP yang sebelumnya dikenal dengan UMR ditetapkan oleh gubernur. Nah, setiap provinsi memiliki standar upah minimum yang berbeda-beda. Misalnya, upah minimum di DKI Jakarta pada tahun 2022 ditetapkan sebesar Rp. 4.641. 854, sedangkan upah minimum di DIY ditetapkan sebesar Rp. 1.840.915.

Mengapa UMP tiap provinsi berbeda?

Nah, perbedaan UMP di tiap provinsi itu karena standar kebutuhan hidup. Hal ini sangat dipengaruhi oleh perbedaan sumber daya, adat istiadat, budaya, serta struktur dan kinerja ekonomi. Jadi, untuk apa membeli satu porsi nasi pecel di Madiun, Jawa Timur, hanya merogoh kocek Rp. 7.000 saja, sedangkan di DKI Jakarta bisa dihargai Rp. 15.000.

Dalam Pasal 4 Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor 226 Tahun 2000 ayat 4, UMP ditetapkan oleh gubernur paling lambat tanggal 21 November. Berlaku mulai tahun depan pada 1 Januari.

Faktor yang Mempengaruhi Kenaikan UMR, UMP, dan UMK

Faktor utama yang mempengaruhi kenaikan UMP dan UMK berdasarkan PP 36 Tahun 2021 pasal 25 ayat (2) adalah kondisi ekonomi dan lapangan kerja. Baik UMK maupun UMP pada dasarnya perhitungan dan kenaikannya dipengaruhi karena pertumbuhan ekonomi, inflasi, konsumsi rata-rata per kapita, dan jumlah penduduk yang bekerja atau sebagai berikut:

  1. Pengatur otoritas
    Selanjutnya perbedaan UMK dan UMR dilihat dari yang mengesahkannya yaitu UMK ditetapkan oleh bupati atau walikota yang nantinya akan diajukan sebagai usulan kepada gubernur, sedangkan UMP ditentukan langsung oleh Bupati. gubernur dengan melihat berbagai pertimbangan kondisi perekonomian di masing-masing kabupaten/kota.
  2. Area cakupan
    UMK ditetapkan untuk menetapkan batas upah terendah di setiap kabupaten/kota, sedangkan UMP ditetapkan untuk semua kabupaten/kota dalam provinsi.
  3. Faktor yang mendasari
    UMP umumnya ditentukan atas dasar kondisi ekonomi dan kondisi tenaga kerja di suatu provinsi, sedangkan UMK/UMR didasarkan pada banyak hal yang mendasari penetapan besaran upah, seperti pertumbuhan ekonomi daerah, inflasi daerah, biaya hidup, dan pertimbangan lainnya.
  4. Pengaturan waktu
    Perbedaan antara UMR, UMK, dan UMP selanjutnya bisa dilihat dari waktu penetapannya. Misalnya, UMP ditetapkan pada 21 November setiap tahun, sedangkan UMR/UMK ditetapkan pada 30 November setiap tahun.

Dampak Kenaikan UMR, UMP, dan UMK

Kenaikan upah seperti UMR, UMP, dan UMK umumnya terjadi setiap tahun berdasarkan pasal 26 ayat (1). Dikutip dari Smart Presence, berikut dampak yang dirasakan pekerja dan pengusaha jika UMR, UMP, dan UMK meningkat:

1. Kenaikan harga barang

Salah satu dampak nyata dari kenaikan UMR, UMP dan UMK adalah kenaikan harga barang. Tentu hal ini sebenarnya tidak diinginkan oleh masyarakat. Namun, kenaikan harga barang biasanya dikendalikan oleh pemerintah. Kemudian, semakin tinggi harga suatu barang, maka semakin tinggi pula masyarakat akan memenuhi kebutuhannya.

2. Meningkatnya daya beli

Jika terjadi kenaikan UMR, UMP, dan UMK tentu akan berdampak pada peningkatan daya beli masyarakat. Semakin tinggi daya beli maka perekonomian provinsi dan kabupaten/kota juga akan meningkat.

Selain itu, peningkatan daya beli masyarakat juga memicu banyak tumbuhnya usaha kecil di provinsi dan kabupaten/kota.

3. Gaji karyawan pasti naik

Jika mendengar “gaji naik”, pasti Anda akan senang plus senang tidak main-main! Tapi, jangan langsung berfoya-foya, ya!

Jika UMR, UMP, dan UMK sudah naik, otomatis gaji Anda sebagai pekerja atau pegawai juga akan naik sesuai keputusan gubernur dan usul walikota atau bupati. Gaji otomatis meningkat sehingga Anda dapat memenuhi semua kebutuhan Anda.

4. Masyarakat dapat menciptakan kehidupan yang sejahtera

Dampak lain yang dirasakan masyarakat saat UMR, UMP, dan UMK meningkat adalah mampu memenuhi kebutuhan dan hidup layak saat harga barang naik.

5. Masih ada pelaku usaha yang memberlakukan PHK

Meski upah pekerja sudah naik, tidak menutup kemungkinan perusahaan akan tetap memberlakukan PHK. Kenaikan upah minimum akan berdampak pada harga kebutuhan yang juga meningkat. Jika keuangan perusahaan dalam kondisi tidak stabil selama beberapa tahun, kemungkinan Anda sebagai karyawan dapat diberhentikan.

Ketahui Juga:

Penutup

Itulah sedikit wawasan umum untuk Anda mengenai Perbedaan UMR UMP dan UMK dan Hal Yang Mempengaruhinya, yang mungkin dapat berguna untuk kehidupan pribadi Anda.