Link Luka Luffy Jadi Petunjuk Akhir One Piece? Free

Come here if you want to read Manhwa Luka Luffy Jadi Petunjuk Akhir One Piece? English Bahasa Indonesia Free Webtoon. Check this article Read Manhwa Luka Luffy Jadi Petunjuk Akhir One Piece? RAW Free until end.

Karakter protagonis utama dalam seri One Piece, Monkey D. Luffy, terkenal karena karakternya yang menggunakan topi jerami. Luffy selalu menggunakan topi jerami yang Shanks berikan di awal serinya. Sejak saat itu, topi jerami ini seolah sudah menjadi ciri khas dari Luffy. Bahkan, topi jerami sendiri menjadi salah satu elemen menarik dalam ceritanya. Tetapi, selain topi jerami, Luffy juga memiliki ciri khas lainnya.

Ciri khas lainnya dari sosok Luffy adalah bekas luka yang ada di tubuhnya. Sejauh ini Luffy memiliki dua bekas luka di tubuhnya, pertama adalah di bawah pelipis matanya. Luka ini dia dapatkan ketika Luffy masih kecil. Luffy, pada saat itu, berusaha membuktikan kepada Shanks bahwa dirinya sudah dewasa dan sudah cukup pantas untuk bergabung dengan kelompok Shanks. Meskipun begitu, Shanks tentunya menolak permintaan Luffy karena usia Luffy yang masih sangat kecil.

Luka Luffy Jadi Petunjuk Akhir One Piece?, Greenscene

Selanjutnya, luka yang kedua ada di bagian dadanya. Luka ini berbentuk silang atau berbentuk huruf ‘X’ dengan ukuran yang sangat besar. Hal ini pertama kali diketahui pasca Luffy menjalankan time-skip di Rusukaina Bersama Rayleigh. Luka ini merupakan efek yang Luffy terima pasca pertempuran epik di Marineford.

Dalam cerita One Piece, memiliki bekas luka merupakan hal yang sangat wajar. Biasanya bekas luka yang ada di beberapa bagian tubuh mereka memiliki makna yang sangat spesial dan mendalam. Bekas luka tersebut bukan hanya sekedar hiasan atau sekedar untuk menunjukan sisi maskulinitas para karakter tersebut. Bekas luka itu menjadi “trofi” atau hadiah atau pengingat mereka terhadap konflik atau pertarungan yang pernah mereka hadapi.

Berbagai Bekas Luka Karakter Lainnya

Namun, jika diperhatikan sebenarnya bukan hanya Luffy yang memiliki bekas luka ikonik di tubuhnya. Berbagai karakter lainnya juga memiliki bekas luka yang masih ada di beberapa bagian tubuh mereka. Misalnya bekas luka ikonik di dada Zoro merupakan hasil pertarungannya melawan Mihawk. Pertarungan tersebut membukakan mata Zoro kalau masih ada yang lebih hebat di dunia itu.

Luka Luffy Jadi Petunjuk Akhir One Piece?, Greenscene

Zoro juga sempat berjanji akan menjadi lebih kuat, dan akan mengalahkan Mihawk. Sementara itu bekas luka di mata Shanks diakibatkan oleh Blackbeard (ada juga yang berpendapat jika luka tersebut akibat pertarungannya dengan Mihawk). Para fans sendiri berpendapat kalau bekas luka itu menjadi petunjuk kalau mereka akan saling bertarung.

Contoh lainnya adalah bekas luka pada tubuh Kaido, yang menjadi pengingat peristiwa 20 tahun lalu. Kozuki Oden merupakan orang yang bertanggung jawab dalam memberikan bekas luka ditubuh Kaido. Selain menjadi pengingat, tanda di tubuh Kaido juga nyatanya bisa dimanfaatkan sebagai titik lemah yang bisa kemudian diserang oleh Red Scabbards.

Arti Bekas Luka Tersebut Bagi Cerita One Piece?

Lalu, apa arti berbagai bekas luka di tubuh Luffy dan juga karakter lainnya bagi akhir cerita One Piece? Terdapat sebuah teori yang menarik mengenai hal ini. Pada intinya, bekas luka yang ada di bagian tubuh karakter bisa diartikan bahwa mereka masih punya urusan yang belum selesai. Misalnya, dua bekas luka di tubuh Luffy yang menjadi penanda bahwa dia masih memiliki urusan yang belum selesai dengan Shanks dan Sakazuki.

Untuk Shanks, Luffy masih memiliki urusan yang belum selesai di mana dia akan mengembalikan topi jerami ikonik tersebut ketika dia kembali bertemu, ketika dia sudah menjadi kuat. Kemudian, momen tersebut juga menjadi bukti bahwa Luffy sudah “dewasa” dan sudah mewujudkan janjinya untuk menjadi seorang raja bajak laut. Bagaimana dengan bekas luka akibat Sakazuki?

Luka Luffy Jadi Petunjuk Akhir One Piece?, Greenscene

Kemungkinan, Luffy akan membalas dendam atas kematian Ace suatu hari nanti. Terdapat teori bahwa Luffy akan membunuh Sakazuki akibat hal ini. Namun, ada juga yang berpendapat justru Sabo yang akan melakukannya. Karena, buah iblis Mera Mera milik Ace ada di tangan Sabo saat ini. Namun, dia gagal untuk melakukannya dan hampir saja kehilangan nyawanya. Tetapi, Luffy berhasil mencegah hal tersebut terjadi karena dia tidak ingin kehilangan sosok penting lainnya.

Hal yang sama juga berlaku terhadap karakter lain, misalnya bekas luka di tubuh Zoro yang mungkin menjadi petunjuk bahwa pertarungan mereka akan kembali terjadi pada masa depan. Dan tentunya, salah satu yang dinantikan adalah pertarungan epik antara Shanks dan Blackbeard, yang mana Shanks nampak masih menaruh dendam besar terhadap sang Yonko.

Tidak Ada Bekas Luka Lainnya?

Selama dua dekade lebih berjalan, Luffy dan para karakter lainnya tentu sudah mengalami banyak pertarungan. Dan sudah pastinya mereka juga akan “mengoleksi” bekas luka dari pertarungan tersebut. Logikanya, jika kemudian mereka sudah sering bertarung menghadapi musuh, seharusnya ada banyak juga bekas luka yang mereka terima. Namun, mengapa kemudian hanya beberapa saja yang kemudian menjadi “ikonik”?

Luka Luffy Jadi Petunjuk Akhir One Piece?, Greenscene

Hal sebaliknya justru terjadi, ketika urusan atau konflik diantara kedua karakter tidak berkelanjutan. Contohnya adalah Luffy terluka parah akibat pertarungan melawan Katakuri. Tetapi, tidak ada bekas luka yang muncul. Artinya tidak ada lagi konflik diantara mereka berdua. Hal ini karena mereka berdua sama-sama menghargai satu sama lain sebagai sosok yang kuat, meskipun sama-sama saling mengalahkan.

Teori ini tentunya menarik jika kemudian benar. Dan yang juga tidak kalah menarik adalah konsep ini kemungkinan terinspirasi dari cerita Rurouni Kenshin karya Nobuhiro Watsuki. Pasalnya, Oda Sensei pernah bekerja sebagai asisten dari Watsuki Sensei dalam seri tersebut, yang mana kemudian beberapa elemen dari ceritanya dia aplikasikan dalam cerita One Piece, termasuk tentang luka. Seri One Piece saat ini sudah memasuki fase terakhir ceritanya. Kita nantikan saja kelanjutan ceritanya pada chapter yang akan datang ya Geeks!