Link Alasan Dragon Bentuk Pasukan Revolusi! Free

Come here if you want to read Manhwa Alasan Dragon Bentuk Pasukan Revolusi! English Bahasa Indonesia Free Webtoon. Check this article Read Manhwa Alasan Dragon Bentuk Pasukan Revolusi! RAW Free until end.

Peristiwa bersejarah di pulau Ohara menjadi kunci bagi Monkey D. Dragon untuk membentuk kelompok yang kita kenal sebagai Pasukan Revolusi. Hal ini berdasarkan salah satu informasi bocoran untuk chapter terbaru di seri One Piece. Seperti yang Geeks ketahui, Pasukan revolusi merupakan kelompok yang dianggap sebagai ancaman serius oleh World Government.

Pasukan Revolusi dipimpin oleh salah satu kriminal paling dicari di dunia One Piece dan merupakan ayah dari sang protagonis utama, yaitu Monkey D. Dragon. Berdasarkan informasi yang ada, Dragon sengaja menciptakan Pasukan Revolusi dengan tujuan untuk membebaskan dunia dari kesedihan dan penindasan yang diakibatkan oleh para kaum naga langit dan World Government.

Banyak fans One Piece yang kemudian penasaran tentang awal mula terbentuknya organisasi atau kelompok tersebut. Mereka penasaran apa yang kemudian menjadi pemicu Dragon membentuk sebuah pasukan yang mampu mengguncang seluruh dunia One Piece, dan bahkan menjadi ancaman bagi World Government. Dan informasi bocoran terbaru untuk chapter 1066 akhirnya memberikan petunjuk mengapa Dragon kemudian membentuk Pasukan Revolusi.

Peristiwa Ohara Lahirkan Pasukan Revolusi

Dalam salah satu informasi bocoran untuk chapter 1066, terungkap bahwa peristiwa ohara kemungkinan besar jadi awal terbentuknya Pasukan Revolusi. Menurut penjelasannya, ternyata sosok Monkey D. Dragon ada di Ohara saat peristiwa mengerikan di pulau itu terjadi pada 20 tahun yang lalu. Seperti yang muncul dalam ceritanya, Ohara menjadi target penghancuran World Government.

World Government sengaja mengaktifkan Buster Call untuk melenyapkan pulau tersebut dan semua penghuninya. Hal tersebut mereka lakukan karena para penduduk Ohara mengabaikan larangan untuk tidak melakukan penelitian tentang abad yang hilang (Void Century) dari Poneglyph yang ada. Takut rahasia mereka terbongkar, akhirnya World Government memutuskan untuk melenyapkan mereka semua.

Dalam peristiwa tersebut nampak hanya Nico Robin yang selamat, berkat Jaguar D. Saul yang menyelamatkan nyawanya. Namun, ternyata faktanya bukan hanya Robin yang selamat. Dragon juga mengetahui peristiwa tersebut dan bahkan ada di sana. Saat itu, Dragon sedang bersama dengan Vegapunk. Masih belum diketahui bagaimana kemudian Vegapunk dan Dragon selamat dari peristiwa itu.

Namun, satu hal yang pasti, itu adalah momen yang menjadi pemicu kemarahan Dragon terhadap kaum naga langit. Dan itu juga yang kemudian membuat Dragon berpikir untuk membentuk sebuah pasukan demi menggeser atau menggulingkan kekuasaan mereka. Dragon pun kemudian berinisiatif membentuk organisasi atau kelompok yang sekarang kita kenal dengan nama Pasukan Revolusi.

Dan yang menarik adalah bagaimana sebenarnya hal ini sudah sejak lama diprediksi oleh para fans. Hal ini berdasarkan Vivre Card Databook Volume 3, Oda Sensei memberikan kita petunjuk tentang bagaimana Pasukan Revolusi terbentuk. Berdasarkan data tersebut ada sesuatu atau seseorang di 19-24 tahun yang lalu yang kemudian memicu terbentuknya organisasi ini. Selain kematian Roger, peristiwa besar yang terjadi dalam rentang waktu tersebut adalah peristiwa Ohara.

Dragon dan Ohara

Fakta bahwa Dragon dan Vegapunk ada saat peristiwa Ohara terjadi merupakan sesuatu yang menarik. Ini artinya mereka memiliki koneksi yang cukup mendalam dengan para penduduk Ohara. Apalagi, informasi untuk chapter 1066 juga menjelaskan jika Dragon dan Vegapunk mengenal sosok Professor Clover yang ahli dalam sejarah Abad Kekosongan dan juga mampu membaca Poneglyph.

Ada beberapa kemungkinan yang kemudian muncul dari fakta mengejutkan tersebut. Pertama, bisa jadi sebenarnya Dragon sebenarnya sudah sejak lama membenci kaum naga langit dan World Government. Dalam Vivre Card Databook Volume 3 terungkap jika Dragon berasal dari kerajaan Goa, dan dia mengetahui bagaimana bobrok dan hancurnya kaum naga langit.

Dia pun berusaha untuk mengubah dunia dengan caranya sendiri. Dan untuk memulai hal tersebut, dia pun mengumpulkan banyak informasi yang dia lakukan dengan pergi ke Ohara. Dragon berusaha untuk mempelajari semua rahasia gelap yang mereka simpan, yang kemudian akan dia gunakan untuk menggulingkan kekuasaan para kaum naga langit dan World Government.

Kedua, Dragon kemungkinan adalah salah satu ilmuwan ohara. Bagaimana dia bisa mengenal sosok Professor Clover dan juga Vegapunk menjadi petunjuk bahwa Dragon adalah sosok yang cerdas. Bisa jadi dia adalah salah satu peneliti atau cendikiawan di pulau Ohara yang meneliti tentang Poneglyph mengenai Void Century. Inilah yang mungkin jadi penyebab mengapa Dragon membenci kaum naga langit.

Pasukan Revolusi vs Celestial Dragon

Pasukan Revolusi pada awalnya jarang sekali muncul dalam cerita di seri One Piece. Mereka hanya muncul beberapa kali dengan waktu yang singkat. Namun, menjelang akhir serinya Oda mulai memberikan porsi lebih bagi kelompok ini untuk muncul. Dan hal ini terbukti bagimana Pasukan Revolusi sudah mulai sering terlibat dalam berbagai cerita, misalnya di arc Egghead di mana terungkap Dragon ternyata mengenal sosok Vegapunk.

Hal tersebut seolah memberikan petunjuk bahwa Pasukan Revolusi akan memiliki peran penting di akhir serinya nanti. Dan salah satu hal yang mungkin akan terjadi adalah bagaimana mereka akan menjadi salah satu pihak yang ikut menghancurkan World Government. Mereka akan bergabung dengan kelompok Topi Jerami dan armada besarnya untuk membawa perubahan baru bagi dunia.

Hal tersebut tentunya akan mewujudkan mimpi dari Dragon dan tujuan dari Pasukan Revolusi yaitu menghadirkan perubahan besar bagi dunia. Serta, tidak lupa untuk menghancurkan semua penindasan yang World Government lakukan selama ini. Mungkin, kita akan melihat kolaborasi antara Dragon dan Luffy (atau bahkan Garp) yang akan bertarung menghadapi Im atau Gorosei. Kita nantikan saja ya Geeks kelanjutan ceritanya pada chapter yang akan datang.