Link 4 Jagat Sinematik Superhero Asli Indonesia! Free

Come here if you want to read Manhwa 4 Jagat Sinematik Superhero Asli Indonesia! English Bahasa Indonesia Free Webtoon. Check this article Read Manhwa 4 Jagat Sinematik Superhero Asli Indonesia! RAW Free until end.

Tidak kalah dengan Hollywood, industri perfilman tanah air juga ternyata mempunyai cukup banyak jagat sinematik superhero asli Indonesia. Di mana masing-masing jagat sinemanya ini bahkan terbilang mempunyai banyak sekali karakter, baik superhero maupun supervillain. Mulai dari karakter baru yang mempunyai daya tariknya sendiri, sampai karakter populer yang sudah cukup familier di kalangan masyarakat Indonesia. Apa saja jagat sinematik yang dimaksud? Tanpa perlu basa-basi lagi, berikut ini 4 jagat sinematik superhero Indonesia yang sampai sekarang masih eksis dan terus berkembang!

Wiro Sableng Universe

Siapa yang tidak mengenal karakter Wiro Sableng? Pendekar silat ciptaan novelis Bastian Tito ini sangat terkenal di kalangan penggemar novel Indonesia sejak tahun 1989. Pada tahun 2018, film pertamanya yang berjudul Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 telah berhasil menarik banyak perhatian penggemar. Di mana karakter Wiro Sableng sendiri diperankan oleh anak Bastian Tito, yaitu Vino G. Bastian.

Perilisan film pertamanya sekaligus menandai berdirinya Wiro Sableng Universe yang kabarnya akan menaungi sekitar 300 pendekar di semestanya. Pada tahun 2018, aktris Marsha Timothy, yang juga membintangi film pertamanya sebagai Bidadari Angin Tmur, sempat mengungkapkan bahwa film Wiro Sableng sendiri akan menjadi sebuah trilogi. Sayangnya, sampai hari ini belum ada perkembangan kabar lebih lanjut mengenai jagat sinematiknya. Kita nantikan saja ya, Geeks.

Skylar Universe

Sesuai dengan nama jagat sinematiknya, Skylar Universe adalah semesta live action superhero modern yang menjadi rumah bagi para karakter terbitan Skylar Comics. Sejauh ini setidaknya sudah ada satu film dan sejumlah tayangan serial Skylar Universe yang umumnya tayang di saluran STRO. Mulai dari film Valentine (2017) yang bercerita tentang superhero wanita dari Batavia City, sampai serial Sakti yang berfokus pada karakter Sanja (Donny Alamsyah) yang mempunyai kekuatan regenerasi. Tahun depan rencananya Skylar Universe akan merilis dua film sekaligus berjudul Volt dan Duet Maut.

Jagat Sinema Bumilangit

Jagat Sinema Bumilangit berdiri pada tahun 2019, dengan film jagoan pertamanya yang berjudul Gundala. Film yang dibintangi oleh Abimana Aryasatya ini bercerita tentang origin speedster Bumilangit bernama Sancaka alias Gundala. Baru-baru ini Bumilangit bahkan telah merilis film keduanya yang berjudul Sri Asih yang dibintangi oleh Pevita Pearce dan juga Dian Sastrowardoyo sebagai Dewi Api.

Ke depannya Bumilangit juga akan segera merilis film jagoan remaja Virgo and the Sparklings yang dibintangi oleh Adhisty Zara dan juga serial Tira yang akan tayang di Disney+ pada tahun 2023. Tahun depan, rencananya Bumilangit juga akan segera memulai produksi film Godam dan Tira, yang dibintangi Chico Jericho dan Chelsea Islan. Bagi yang belum tahu, Godam sendiri adalah Superman versi Bumilangit yang terkenal sangat kuat dan bisa terbang.

Jagat Satria Dewa

Terakhir, jagat sinematik superhero Indonesia yang tidak kalah menarik adalah Jagat Satria Dewa. Pada bulan Juni lalu, Jagat Satria Dewa baru merilis film pertamanya yang berjudul Gatotkaca. Ceritanya sendiri berlangsung di Astinapura modern, di mana karakter bernama Yuda (Rizky Nazar) yang akhirnya menjadi titisan tokoh pewayangan Gatokaca, harus melindungi Astinapura dari ancaman para Kurawa. Ke depannya, Satria Dewa berencana merilis film superhero lain, seperti Arjuna, Yudhistira, Bima, Nakula Sadewa, Srikandi, serta crossover Bharatayudha dan Kurusetra.

Itulah 4 jagat sinematik superhero asli Indonesia yang saat ini tengah dinantikan kelanjutannya oleh banyak penggemar. Melihat eksistensi dari keempat jagat sinematik ini bisa dibilang industri perfilman superhero di Indonesia lebih beragam dari Hollywood. Karena kisahnya sendiri terbentang dari dunia pewayangan yang dimodernisasi, kemudian dunia pendekar yang terjadi pada masa lampau, sampai superhero modern. Melihat optimisme dari para sineas dan jajaran pemerannya, sepertinya masa depan jagat sinema superhero Indonesia akan cukup cerah dan menjanjikan.